Mengenal Maen Pukulan Paseban

Mengenal Maen Pukulan Paseban dari Kampung Paseban

Mengenal Maen Pukulan Paseban– Paseban merupakan salah satu kelurahan di Senen, Jakarta Pusat. Kendati demikian, ada beragam versi muasal nama Paseban. Versi pertama menyebut, paseban merupakan bagian depan rumah adat Betawi untuk menerima tamu. Sedangkan, versi lain, paseban berasal dari kata seba yang artinya menghadap (raja dan para petinggi kerajaan).

Konon, Kampung Paseban dulunya menjadi tempat para kepala pasukan Mataram menghadap komandan yang memimpin penyerbuan ke Batavia pada tahun 1628 dan 1629. Terakhir, versi dari pengamat budaya Betawi, Ridwan Saidi menyebut, paseban berasal dari nama orang yang terkenal di kampung tersebut, yakni Pa’Seban.

Salah satu aliran yang menjadi ikon kampung Paseban, yakni Gerak Paksa Melintang Patah atau maen pukulan Paseban. Mengutip Maen Pukulan Pencak Silat Khas Betawi karangan G.J. Nawi, aliran ini didirikan oleh Mochammad Saleh bin Salman pada 1928. Melalui Perguruan Silat Sinar Paseban, ia mengembangkan aliran silat ini hingga di daerah Tanah Abang dan Depok.

Sempat pesat di masanya, ia memiliki banyak murid. Beberapa murid yang mengembangkannya diantaranya Moch. Abbas, Nada, Kong Salim, Moch Jusuf, Maman Nuslani, dan Cacang S. Murtadho atau Babe Cacang. Babe Cacang turut mengembangkannya dengan mendirikan Pendidikan Silat Taqwa Betawi (1977).

Menariknya, maen pukulan ini memiliki 18 jurus dan memiliki pecahan aplikasi sebanyak 350 jurus, termasuk di dalamnya berbagai macam teknik kuncian, bantingan, hingga patahan. Jurus tersebut dikembangkan oleh Babe Cacang. Maen pukulan ini juga menitikberatkan pada olah batin, seperti jurus kramat, jurus asror, serta jurus hizib.

Tak hanya itu, gerakan dalam maen pukulan Paseban atau Gerak Paksa Melintang Patah juga memiliki ciri khas tersendiri. Adapun filosofinya jika lawan bergerak maka dipaksa masuk perangkap hingga posisi lawan melintang, selanjutnya baru dipatahkan. Maen pukulan Paseban memiliki kuda-kuda sedang, tapi bertenaga dengan variasi teknik kuncian, patahan serta bantingan. Dari situlah kita dapat mengenal maen pukulan Paseban dari Kampung Paseban.

Leave a Reply

SEKRETARIAT REDAKSI

Jl. H. Sa’abun No.20, Jati Padang, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12540.