Festival Batavia Kota Tua Resmi Dibuka

Festival Batavia Kota Tua Resmi Dibuka

Senibudayabetawi.com – Lagu lawas Hip-Hip Hura yang dimainkan oleh Ajis, Pemuda Sinar Mas menghentak di kawasan Kota Tua dalam acara pembukaan Festival Batavia Kota Tua, Jumat (26/8). Lelaki ini tampak sibuk dengan tape deck, mixer dan alat mixingnya. Meski lawas, lagu ciptaan Chrisye tahun 1985 itu berhasil diramu dengan cara asyik dan tak ketinggalan di zaman kekinian. 

Selanjutnya, lagu ciptaan Iwan Fals berjudul ‘Bento’ (1989) dengan iringan beat berhasil membuat penonton bergoyang dan berlanjut ke lagu berjudul ‘Mirasantika’ (1997) yang dinyanyikan oleh Rhoma Irama. Ajis berhasil membius para warga Jakarta dalam gelaran Festival Batavia Kota Tua Jakarta, (26-28 Agustus 2022).

Sekilas tak ada bedanya antara Disk Jockey (DJ) dan CJ. Akan tetapi, Ajis terlihat sibuk dengan kaset-kaset pitanya yang berisi lagu lawas. Penampilannya senada dengan jaket berwarna retro warna warni dan kacamata hitam. 

Ditemui senibudayabetawi.com, Ajis menyatakan bahwa kesukaannya pada kaset pita berawal dari kerajinannya untuk mengumpulkan kaset pita ini. Ia mengungkap, alasan di balik profesinya ini yang tak lain agar anak-anak muda tetap mengenang lagu lawas. 

“Terutama anak muda lintas generasi agar mereka lebih menghargai karya zaman dulu yang tak pernah lekang oleh waktu,” kata dia, Jumat (26/8).

Kegemarannya berlanjut untuk memorong-motong lagu di kaset pita dan menggabungkannya dengan lagu lain. Hal itulah yang membuat kemampuannya terasah dalam membuat mixtape dari kaset. “Zaman digital sekarang ini kaset sudah banyak dilupakan, padahal musik dari kaset lebih jernih didengar dibanding digital,” kata dia.

Lelaki retro ini juga menyebut bahwa koleksinya kebanyakan adalah lagu yang dirilis tahun 2002 ke bawah. Terakhir, ia berharap agar para generasi muda tak melupakan lagu-lagu lawas bagian rekam jejak industri musik di Indonesia. 

Terlepas, Festival Batavia Kota Tua berfokus pada memperkenalkan Kota Tua sebagai Kota Masa Depan. Pada sambutannya, Gubernur Anies Baswedan menyatakan Kota Tua tak sekadar menghadirkan masa lalu, tapi juga masa depan.

“Karena di tempat ini begitu banyak sejarah perjalanan Jakarta terjadi. Dan tempat ini sering dipandang sebagai Kota Tua, kota masa lalu, kota tempat kita menengok ke belakang. Hari ini tempatnya telah berubah, di Kota Tua kita menengok ke masa depan,” kata Anies saat membuka Festival Batavia Kota Tua 2022 di Kawasan Kota Tua, Jumat (26/8/2022).

Kota Tua Kota Masa Depan

Jargon Kota Tua sebagai Kota Masa Depan ini berkaitan dengan revitalisasi yang dilakukan. Salah satu tujuan dari revitalisasi adalah untuk menjadikan Kota Tua sebagai kota ramah pejalan kaki dan hal ini sesuai dengan indikator kota masa depan.

Lebih jauh, ia menyebut kota masa depan itu ditandai oleh banyaknya pejalan kaki, difasilitasi dengan transportasi umum dengan emisi yang rendah serta udaranya yang bersih. “Dan di sinilah dilakukan low emission zone. Kawasan Zona Emisi Rendah,” lanjut Anies.

“Ini ditandai dengan festival yang sekarang sedang kita sama-sama akan dijalani, Festival Batavia Kota Tua 2022. Mudah-mudahan festival ini bisa berjalan dengan lancar. Saya ingin mengundang kepada seluruh warga Jakarta dan sekitarnya. Mari datangi Kota Tua, mari kita lihat Kota Tua yang hampir tuntas pembangunannya dan kita ramaikan Festival Kota Tua,” kata Anies.

Ramadani Wahyu

Leave a Reply

SEKRETARIAT REDAKSI

Jl. H. Sa’abun No.20, Jati Padang, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12540.