Bermain Tuk-tuk Geni, Permainan Tradisional Khas Betawi yang Unik

Bermain Tuk-tuk Geni, Permainan Tradisional Khas Betawi yang Unik

Senibudayabetawi.comPermainan tradisional Betawi tak sekadar mampu mengaktifkan motorik anak. Akan tetapi juga memiliki narasi tempo dulu yang unik dan bernilai. Salah satu permainan adat Betawi yang memiliki narasi yaitu Tuk-tuk Geni atau kerap dikenal dengan permainan nenek gerondong.

Permainan ini menceritakan tentang seorang nenek gerondong tempo dulu. Sang nenek digambarkan sebagai orang miskin yang hendak meminta izin untuk mengambil ubi anak-anak. Ini mencerminkan bahwa meski nenek gerondok lebih tua daripada anak-anak, tapi ia memiliki etika untuk meminta izin saat mengambil ubi terlebih dahulu.

Nah, menariknya permainan Tuk-tuk Geni ini tak hanya bisa dimainkan di dalam ruangan, tapi juga di luar ruangan. Untuk memainkannya membutuhkan pemain lebih dari dua orang. Pun cara memainkannya juga sangat sederhana.

Adapun cara memainkannya yaitu dengan menentukan peran nenek gerondong melalui permainan hompimpa. Setelah itu, para pemain akan duduk berbaris dengan memeluk pinggang pemain lain yang ada di depannya. Sementara untuk pemain paling depan biasanya akan memeluk pohon atau tiang yang kokoh.

Lagu dalam Tuk-tuk Geni

Nah, salama permainan berlangsung maka pemain yang berperan sebagai nenek gerondong akan melantunkan sebuah lagu. Selanjutnya akan dijawab beiringan oleh pemain lain yang duduk saling berpegangan dan berperan sebagai anak pemilik ubi. Berikut lagu yang dilantunkannya:

“Tok-tok-tok: (Nenek Gerondong)

“Siapa tuh?” (Anak-anak pemilik ubi)

“Nenek Gerondong” (Nenek Gerondong)

“Mau minta apa?” (Anak-anak pemilik ubi)

“Mau minta ubi” (Nenek Gerondong)

“Baru daun satu” (Anak-anak pemilik ubi)

Saat lagu telah berakhir maka nenek gerondong pun akan menarik salah seorang pemain dari barisan secara acak. Namun biasanya pemain paling belakang akan terlebih dahulu ditarik oleh nenek gerondong.

Nah, apabila salah seorang yang menjadi sasaran nenek gerondong itu berhasil ditarik maka pemain tersebut akan membantu nenek gerondong untuk menarik anak-anak lainnya agar bisa keluar dari barisan.

Kemudian, mereka harus berlari dan bersembunyi dari nenek gerondong. Imbasnya, nenek gerondong pun akan bertugas untuk mencari para pemain.

Bagi orang pertama yang berhasil ditemukan nenek gerondong maka dialah yang akan menjadi nenek gerondong di permainan berikutnya.

Selain asyik untuk dimainkan, permainan ini juga memiliki berbagai manfaat bagi anak. Mulai dari meningkatkan motorik, kerjasama, kompetetif, hingga nilai-nilai moral di dalamnya. Kenapa demikian? Permainan ini mengajarkan anak untuk mematuhi perintah atau ucapan dari nenek atau orangtuanya. Jika mereka mengikuti perintah nenek maka kehidupan mereka akan menjadi lebih baik.

Ramadani Wahyu

1 Response

Leave a Reply

SEKRETARIAT REDAKSI

Jl. H. Sa’abun No.20, Jati Padang, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12540.